Keinginan Anies Baswedan Mengelilingi Indonesia Guna Untuk Kampanye Untuk Pilpres 2024 Mendatang Kata Pengamat Politik
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan keinginannya untuk berkeliling Indonesia lepas sebagai Gubernur DKI Jakarta. Analis politik Adriana Elisabeth menilai, rencana tersebut nyata Anies mempersiapkan dirinya maju sebagai calon Presiden di 2024.
Namun demikian, dia mengingatkan perlu ada wujud kasat mata dari kinerja Anies selama memimpin. Secara teori, politik yaitu membangun persepsi publik dan mempengaruhi persepsi itu. Agar persepsi dapat dipengaruhi, publik harus disuguhkan dengan hasil kinerja calon pemimpin secara nyata."Saya melihatnya jelas karena untuk kampanye lah, Pak Anies memang dikenal di Papua? dia harus mempromosikan dirinya itu sebuah cara dan sah saja dilakukan. Tapi apa track recordnya harus ada hasil yang secara kasat mata dapat dilihat," jelas Adriana kepada Merdeka,com, Kamis (7/10).
Jika Anies menekankan agar tidak meremehkan kata-kata, Adriana berpandangan, persepsi publik tidak cukup untuk dipengaruhi hanya sekadar kata-kata. Hasil karya dari kinerja kepemimpinan word play here, sedianya memiliki manfaat secara luas bagi warga.
Dia juga mengatakan, rangkaian pernyataan-pernyataan Anies saat talk show bersama PAN di Bali beberapa waktu lalu, tidak dapat dilihat berdasarkan sudut pandang personal. Karena saat Anies menyampaikan narasi capaian pemerintahan di Jakarta, memang harus diposisikan sebagai Gubernur.
"Apa yang dihasilkan oleh para pemimpin, oleh Pak Anies yang bermanfaat kepada kebutuhan masyarakat DKI. Kalau lontaran macam-macam seperti itu kalau di politik itu satu hal yang biasa," jelasnya.
"Untuk mengukurnya itu, seorang leader yang baik dia harus bisa menunjukkan dia mengarahkan perbaikan DKI seperti apa kemudian mengelola segala macam pemerintahan pembangunan sosial masyarakat hasilnya seperti apa itu yang menurut saya jauh lebih penting didiskusikan."
Diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku ingin keliling Indonesia setelah masa jabatannya habis pada 2022. Hal itu disampaikan saat workshop Partai Amanat Nasional (PAN). Anies mengatakan, untuk saat ini belum memiliki rencana lain hanya ingin menuntaskan amanah sebagai gubernur.
"Jadi yang ada dalam benak saya sekarang adalah, ini (jabatan gubernur) dituntaskan, bisa lapor pada umat, lapor pada masyarakat, amanat nah ini namanya sama nih (menunjuk logo design frying pan), amanah sudah dijalankan dengan baik, tuntas," ujar Anies dikutip dari kanal YouTube frying pan TV, Rabu (6/10).
"Nah sesudah itu saya jadi orang bebas, orang bebas. Sambil saya orang bebas, saya menikmati keliling ke mana-mana, jadi saya ingin kalau boleh kemarin kan tahanan kota lima tahun, jadi habis itu kalau sudah ya saya keliling saja, ke mana-mana di Indonesia," ujarnya.
Anies mengaku, sebelumnya memiliki rencana untuk menjadi gubernur DKI Jakarta dua periode. Namun hal itu tak bisa langsung terwujud karena tidak ada Pilkada di tahun 2022 lantaran diserentakan pada tahun 2024.
Ia bilang, rencana sebelumnya pada tahun terakhir memimpin Jakarta akan kampanye untuk Pilkada menuju periode kedua. Namun karena tidak ada maka ia fokus menuntaskan kerja hingga masa jabatan selesai.
"Dulu, rencananya nanti tahun terakhir baru kampanye, ternyata tidak ada pilkada tahun depan begitu, eng ada pilkada. Jadi ya sudah kita kerja terus saja begitu kan, enggak ada kampanye tahun depan," kata Anies.
Komentar
Posting Komentar